Ingin TV Baru? Yuk, Cari Tahu Tentang Trade In TV

uk, Cari Tahu Tentang Trade In TV

Banyak orang yang masih belum mengetahui apa itu skema trade in TV. Padahal ketika kita memiliki TV bekas yang tak terpakai, di situ merupakan kesempatan kita untuk bisa trade in! Baiklah Mungkin kata tersebut terlalu susah untuk dipahami, tapi kalau tukar tambah? Kita semua sudah tahu dan begitu paham sebenarnya makna kata tukar tambah dan trade in itu sama saja.

Kenapa Mesti Beli Baru?

Tentu beli baru hanya bisa didapat ketika kita memiliki uang lebih, sayangnya berkat ekonomi pasar bebas kini uang lebih sudah jarang kita temukan. Kondisi saat ini sedikit banyak memaksa kita untuk bisa kreatif perkara ekonomi (yang konon 4.0). Kalau Anda buruh tani, mahasiswa atau rakyat miskin di kota besar maka cara ini sangatlah baik dipakai.

Ada beberapa hal yang memang mendasari keperluan ini, skema kecilnya kita akan menghemat uang. Sedang skema besarnya kita akan mengurangi sampah elektronik serta sedikit mengurangi keuntungan para cukong yang berak di atas kepala kita. Nah, masalahnya tidak semua tempat menerima tukar tambah TV.

Perlakuan ini hanya bisa ditemukan bagi toko elektronik kelas menengah. Ketika tokonya terlalu besar bisa dibilang jangan harap kita bisa tukar tambah. Untungnya masih banyak tempat yang membuka tukar tambah sebagai cara untuk membeli TV. Nah kalau kita sudah tahu mana TV yang ingin kita beli, kita tinggal cari kisaran harga TV bekasnya.

Kalau TV bekas kita cukup bagus kondisinya tanpa kerusakan maka ada kemungkinan TV-nya akan laku dengan harga yang layak. Namun, kalau TV yang kita miliki memiliki kondisi yang menyedihkan maka jangan berharap terlalu tinggi untuk harganya. Di satu sisi kita perlu survey harga TV baru yang ingin kita beli tapi kita juga perlu sadar diri dengan TV yang ada.

Deal? Wah Belum!

Biasanya kegagalan dari transaksi ini adalah tingginya ekspektasi kita terhadap harga TV yang kita miliki. Tidak menutup kemungkinan juga toko tempat kita beli memang toko seorang kapital yang lupa rakyat kecil. Terkadang toko elektronik juga memberi harga terlalu keterlaluan untuk sebuah TV bekas. Maka dari itulah transaksi tukar tambah sering terganjal.

Faktor kedua yakni kepercayaan. Biasanya faktor ini memiliki peran begitu besar dalam transaksi trade in TV, jika transaksi pernah terjadi sebelumnya maka kesempatan untuk deal begitu besar sebab rasa percaya sudah tumbuh. Namun, kala itu adalah transaksi pertama biasanya akan membutuhkan negosiasi yang agak alot.

Kalaupun Anda memang berminat melakukan tukar tambah, Anda sebagai seorang buyer harus memiliki keberanian untuk menolak sebuah tawaran kesepakatan. Jangan sampai karena dinilai terlalu lemah tawaran yang diberikan sangat minim bahkan dapat terbilang menindas. Penindasan dari kapitalis arus bawah ini begitu terasa kalau kita tidak tegas.

Yang jelas survey harga merupakan langkah yang sangat penting untuk membuat tolak ukur nilai tukar yang harus ditambahkan. Jika survey harga kita terburu-buru atau tidak mencakup cukup banyak sumber, yang terjadi adalah kerugian dari sisi orang yang ingin membeli TV. Hal ini dapat terjadi pada semua jenis transaksi bahkan pembelian produk baru.

Model dan Kebutuhan

Selain memperhatikan beberapa poin tadi, kita juga perlu melihat kebutuhan rumah kita. Apabila Anda hanya tinggal in dekos maka, jangan pilih TV terlalu besar. Hal itu dapat berdampak buruk pada kesehatan mata serta kesehatan listrik kamar kos Anda. Nah kalau Anda bertujuan membeli TV keluarga maka jangan beli yang terlalu kecil.

TV keluarga yang terlalu kecil dapat menimbulkan pertikaian antar anggota keluarga untuk berebut posisi yang pas saat menonton dikarenakan TV yang terlalu kecil. Hal yang jelas skema tukar tambah ataupun trade in TV memiliki berbagai kemudahan dan kelebihan. Itu semua kembali kepada kita mana yang sekiranya lebih mudah untuk ditempuh.